Pengkabelan

Kabel merupakan salah satu jenis media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan node-node yang ada dalam jaringan komputer. Dalam suatu pengkabelan mempunyai standarisasi yang bertujuan :
  • Menekan biaya dan waktu untuk administrasi sistem
  • Memudahkan dalam pemeliharaan
  • Memudahkan untuk mengadaptasi perubahan terhadap sistem yang ada.
Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda, oleh karena itu dibuatlah pengenalan tipe kabel. Untuk memilih jenis kabel yang akan di gunakan dalam membangun suatu jaringan perlu di perhatikan aspek-aspek berikut ini :
  • Harga
  • Jarak/skala jaringan
  • Banyaknya node yang terhubung
  • Kecepatan transfer data dalam jaringan(Bandwidth)
  • Instalasi
  • Ketahanan
Ada tiga buah jenis pengkabelan :
1.      Twisted Pair
2.      Coaxial
3.      Fiber Optic

Dalam hal ini hanya akan di bahas jenis pengkabelan Twisted Pair berjenis UTP.
UTP ( Unshielded Twisted Pair )
Saat ini kabel jenis UTP banyak sekali digunakan. Selain harganya yang terjangkau kabel UTP juga sangat mudah dalam instalasinya. Di dalam kabel UTP terdapat 8 buah kabel halus yang mempunyai warna yang berbeda-beda yaitu:

1.      Putih Biru                                                       
2.      Biru
3.      Putuh Orange
4.      Orange
5.      Putih Hijau
6.      Hijau
7.      Putih Coklat
8.      Coklat



















Untuk menghubungkan kabel UTP ke node dalam jaringan dibutuhkan konektor RJ45, yang nantinya akan dipasangkan pada kedua sisi kabel.
Pemasangan kabel UTP menikuti aturan standar standar internasional EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B.

Standarisasi EIA/TIA 568A
  • Urutan ke1      : Putih Hijau
  • Urutan ke2      : Hijau
  • Urutan ke3      : Putih Orange
  • Urutan ke4      : Biru
  • Urutan ke5      : Putih Biru
  • Urutan ke6      : Orange
  • Urutan ke7      : Putih Cokelat
  • Urutan ke8      : Cokelat
Standarisasi EIA/TIA 568B
  • Urutan ke1 : Putih Orange
  • Urutan ke2 : Orange
  • Urutan ke3 : Putih Hijau
  • Urutan ke4 : Biru
  • Urutan ke5 : Putih Biru
  • Urutan ke6 : Hijau
  • Urutan ke7 : Putih Cokelat
  • Urutan ke8 : Cokelat











Menurut spesifikasi dari IEEE dari 4 pasang kabel di butuhkan 2 pasang kabel untuk koneksi yang dimana 1 pasang kabel dihubungkan ke pin no 1 dan 2 (transmit) dan 1 pasang lagi di hubungkan ke pin no 3 dan 6 (recive). Sementara itu pin no 4,5,7 dan 8 di lewatkan atau di skip.
Ada 2 cara pemasangan Kabel UTP sesuai dengan kegunaannya :
1. Straight Through
Pemasangan ujung kabel yang satu dengan yang lain (kedua ujung kabel) memiliki kedua urutan yang sama :
·   Standarisasi EIA/TIA 568A dengan Standarisasi EIA/TIA 568A
·   Standarisasi EIA/TIA 568B dengan Standarisasi EIA/TIA 568B
Fungsi pemasangan kebel dengan cara Straight Through adalah untuk menghubungkan peralatan yang berbeda jenis contohnya :
  • PC ke Hub
  • PC ke Switch
  • PC ke Router
  • Router ke Switch
  • Hub ke Router



2. Cross Over
Pemasangan ujung kabel yang satu dengan yang lain (kedua ujung kabel) memiliki kedua urutan yang berbeda :
·   Standarisasi EIA/TIA 568A dengan Standarisasi EIA/TIA 568B
·   Standarisasi EIA/TIA 568B dengan Standarisasi EIA/TIA 568A
Fungsi pemasangan kebel dengan cara Straight Through adalah untuk menghubungkan peralatan yang sama jenisnya contohnya :
  • PC ke PC
  • Switch ke Switch
  • Hub ke Switch
  • Hub ke Hub


Semoga bermanfaat


0 komentar: